Agama : Etika Berdoa

in , , by nyakizza.blogspot.com, 14.41
-->
Assalammualaikum Warahmatullahhi Wabarkatuh,

Wuuhh, baru pulang pengajian nih guys, jadi rada-rada lebih islami gitu (xixixi)  ^^
alhamdulillah ya, hari ini pengajian yang dipimpin oleh kak Nia ngebahas tentang Etika Berdoa…
Jadi gini guys, hidup itu kan harus, wajib, kudu, musti pake etika ya, apalagi waktu kita berdoa, memohon atau bermunajat pada Sang Khalik.
Ini nih, Izza mau Share beberapa etika dalam berdoa, supaya temen-temen yang belum tau jadi tau, yang udah tau alhamdulillah
J
okeeee siiiaaaappp … ???!!! yak , ini dia beberapa etika dalam berdoa :
·         Pertama-tama nih ya, hendaknya sebelum berdoa  terlebih dahulu memuji kepada Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi.
Rasulullah saw. Pernah mendengar seorang lelaki sedang berdoa di dalam sholatnya, namun ia tidak memuji kepada Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi maka Nabi bersabda kepada lelaki tersebut, “Kamu telah tergesa-gesa wahai orang yang sedang shalat. Apabila kamu selesai shalat, lalu kamu duduk, maka memujilah kepada Allah dan bershalawatlah kepadaku, kemudian berdoalah”. (gitu menurut HR. At-Turmudzi yang disahihkan oleh Al-Albani)

·         Teruuus yang kedua nih, kita gak usah pake gengsi tinggi dah ya.... Mangakui dosa-dosa, mengakui kekurangan (keteledoran diri) dan merendahkan diri, khusyu’, penuh harapan dan rasa takut kepada Allah saat kita sedang berdo’a .

·         Nah, kalo yang ketiga nih kayaknya udah biasa kita lakukan. Tau aja kan tata cara sebelum melaksanakan shalat ? ya seperti itulah. Berwudhu’ dulu sebelum berdo’a, menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan di saat berdo’a. Kenapa harus berwudhu sih ??
Jadi gini guys,  coba deh Izza tanya, kalian kalo mau ke sekolah atau ke tempat nongkrong, ke mall, bahkan ke pasar pun pasti pada mandi terus dandan dulu kan biar cakepan ? jawabannya Izza yakin 99,999% “IYA” kan guys …?!  Nah, tuh ke pasar aja pake dandan segala, masa mau menghadap Allah semberono aja padahal kan Allah yang menciptakan kita-kita yang cakep dan cantik ini, Allah yang punya hak cipta dan hak milik atas nafas yang kita tarik tiap sepersekian detik juga kehidupan kita ini. Sooo, kita musti bersuci dan cakep-cakepan dulu sebelum ngadep Allah dengan cara berwudhu’ itu, guys .

·         Terus teruuuuss ada lagi nih yang keempat, kita harus bener-bener (meminta/memohon dengan sangat) di dalam berdoa dan berbulat tekad dalam memohon.
Rasulullah bersabda, “Apabila kamu berdoa kepada Allah, maka bersungguh-sungguhlah di dalam berdoa, dan jangan ada seorang kamu yang mengatakan, ‘Jika Engkau menghendaki, maka berilah aku …’ karena sesungguhnya Allah itu tidak ada yang dapat memaksakannya”.
dalam riwayat lain nih guys, disebutkan “Akan tetapi hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam memohon dan membesarkan harapan, karena sesungguhnya Allah tidak merasa berat karena sesuatu yang Dia berikan” (Muttafaq’alaih)
Yah begitu lah guys … (hiihiihii)

·         Kalo yang kelima, kita tuh jangan do’a yang buruk-buruk terhadap diri sendiri, saudara kita, juga orang lain. Kenapa gak boleh ?!  yaiyaalah… aduuuh, pas waktunya bertepatan dengan waktu dimana Allah mengijabah do’a kita gimana hayoo !! itu tuh yang kita khawatirkan … jadi jangan main-main dengan do’a ya guys

·         Next, yang keenam… berdoa dengan merendahkan suara. Masa berdo’a dengan teriak-teriak pake urat plus kuah sih, kan gak etis bangeet ! (kayak bakso urat aja yaa, hihihiw)
seperti sabda Rasulullah nih, “Wahai sekalian manusia, kasihanilah dirikamu, karena sesungguhnya kamu tidak berdoa kepada yang tuli dan tidak pula ghaib, sesungguhnya kamu berdoa (memohon) pada Yang Maha Mendengar lagi Maha Dekat dan Dia selalu menyertai kamu.” (HR. Bukhari)
nahhh.. Allah Maha Mendengar , guys … So, santai aja dong nada bicaranya. Oya, malah kalo bisa nih yaa, pake nada memelas gitu .

·         En dhen, etika berdoa yang ketujuh , kita harus berkonsentrasi di saat berdo’a.
Rasulullah bersabda, “Berdo’alah kamu kepada Allah sedangkan kamu dalam keadaan yakin dikabulkan, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah tidak mengabulkan do’a dari hati yang lalai”. (HR. At-Turmudzi dan dihasankan oleh Albani)
bayangin aja tuh, lagi doa tapi gak konsen. Pasti kacau dah yaa.

·         Dan, yang keedelapan juga yang terakhir (menurut pembahasan di pengajian tadi…) Gak usah memaksa bersajak deh di dalam berdoa. Coz, Ibnu Abbas pernah berkata kepada ‘Ikrimah “ lihatlah sajak dari do’amu, lalu hindarilah ia, karena sesungguhnya aku memperhatikan Rasulullah dan para sahabatnya tidak melakukan hal tersebut”. (HR. Al-Bukhari)
nah, jadi gitu tuh guys …

Gimana nih gimana … sobat-sobat yang tadi belum tau sekarang udah pada tau semua kan ???
Izza pengen share suatu hal yang Izza tau, supaya blog ini lebih bermanfaat buat Izza dan temen-temen semua. Gitu aja sih … (hehehe ^^)

Yasudah, akhirulkallam… wabillahitaufik wal hidayah. Wassalammualaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh
SHARE 1 comment

Add your comment

© Alfizza Murdiyono · Designed by Sahabat Hosting